Gapura Taman Sriwedari

Taman Sriwedari Sejarah dan Ceritamu

Gapura Taman Sriwedari    Taman Sriwedari terletak di kecamatan Laweyan kota Solo Jawa Tengah, didirikan pada masa pemerintahan Paku Buwono X tahun 1877. Taman ini dulu sering disebut sebagai “Kebon Rojo “ atau Taman Raja karena dulu taman ini dijadikan sebagai tempat peristirahatan para raja. Dan tempat rekreasi untuk mencari hiburan dan menikmati budaya Jawa asli misalnya pada malam selikuran. Di taman ini juga pernah terselenggara PON pertama pada tahun 1948.

Di depan Taman Sriwedari terdapat sebuah panggung yang tumbuh pohon beringin yang rindang dan di atas panggung terlihat sepasang meriam yang kerap kali di jadikan sebagai panggung pertunjukan setiap ada event. Disini juga merupakan hot spot area jadi sering dimanfaatkan anak- anak muda untuk nongkrong hot spot an atau sekedar menikmati makanan yang terdapat di sepanjang jalan  dan sekedar mengambil foto.

Pada gerbang masuk pertama kita akan menemui patung dan sebuah rumah joglo yang sering kali dijadikan sebagai tempat orang beristirahat atau latiahn pertunjukan tarian – tarian daerah. Disini juga sering sekali digunakan sebagai tempat untuk lomba – lomba menari antar kota maupun antar daerah. Semakin masuk ke dalam kita akan disuguhi deratan – deretan rumah yang menawarkan berbagai macam souvenir dan mainan daerah atau alat- alat menari dan pewayangan.

Disamping rumah terdapat taman bermain anak- anak yang selalu penuh ketika hari libur datang atau saat weekend. Dengan harga tiket masuk yang murah membuat taman ini selalu dipenuhi pengunjung apalagi anak- anak. Kemudian dibelakang taman ada rumah joglo yang sering dinamakan GWO ( Gedung wayang Orang ) yang berfungsi sebagai gedung pertunjukan Wayang Orang yang sering menampilkan cerite-cerita Ramayana dan Mahabarata serta Cerita Pewayangan yang Lainnya. Dengan harga tiket masuk mulai dari Rp.3000 – Rp.5000 kita dapat menikmati pertunjukan wayang orang di GWO ini. Di samping Taman terdapat Stadion Lapangan Bola yang dinamakan GOR R. Maladi yang sering dijadikan sebagai tempat pertandingan bola selain di GOR Manahan Surakarta.

Bagian depan sudah, dalam sudah, sekarang kita menengok ke bagian belakang dari taman sriwedari. Di bagian belakang Sriwedari ada toko-toko yang dipisahkan dengan gang. Di timur gang berderetan toko-toko buku yang  menyediakan buku-buku bekas mulai dari buku sekolah,novel,cerpen, buku persiapan Ujian Sekolah, Nasional dan Persiapan masuk ke Perguruan Tinggi serta Uji CPNS tersedia di sini.. Sedangkan di sebelah barat gang terdapat deretan toko yang melayani pengetikan, pencetakan serta perakitan computer, tak kalah juga toko Foto Copy dan warung makan juga ada di dalam deretan tersebut. Namun pada hari minggu bagian belakang Sriwedari berubah menjadi tempat Bursa mobil Second. Jika bagian depan taman Sriwedari dijadikan sebagai pertunjukan dan tempat untuk menikmati Car Free Day ( CFD ), pada bagian belakang Sriwedari akan berjejer berbagai macam mobil dari berbagai merk di perjual belikan di sana.